Selamat datang di Haz GameZone dan bertemu lagi bersama mimin di segment Haz Review.  Kalo pada pembahasan sebelumnya ane udah bahas Review GTA III yang dimana game ini sangat laku di negara Amerika Serikat dan merupakan game dengan penjualan terbaik kedua pada tahun 2002, ternyata Rockstar Games ga puas sampai disitu. Rockstar Games awalnya memiliki rencana akan membuat expantion pack, mungkin kalo sekarang semacam DLC berbayar ya yang dimana konten dari pack itu adalah misi baru, kendaraan baru, dan senjata baru dengan map dan karakter yang sama yaitu Claude Speed. Pada akhirnya, tim developer memutuskan untuk membuat seri GTA dengan map dan suasana yang baru. Welcome to Paradise City, It’s Vice City! Take me to the paradise city.

Sebelum masuk ke sesi review dari game GTA Vice City, ane mau menyampaikan sedikit fakta unik dari game ini. Game ini dirilis pada tanggal 29 Oktober 2002 untuk konsol PS2 dan setelah itu rilis di beberapa platform. Kurang dari 24 jam, game ini terjual sebanyak 500 ribu kopi dan selama dua hari game ini sudah menjadi game terlaris pada masanya yaitu terjual sebanyak 1.4 juta kopi. Untuk penjualan game pada tahun tersebut dengan angka penjualan 1.4 juta kopi dalam waktu singkat merupakan penjualan yang sangat fantastis. Game GTA Vice City terinspirasi dari serial TV Miami Vice dan juga banyak mengadaptasi dari film layar lebar yaitu Scarface. Kebetulan kedua film tersebut merupakan film favorit ane, pas pertama kali main game GTA Vice City ane langsung jatuh cinta sama game yang satu ini dan mungkin ane bisa bilang ini game GTA 3D Universe terbaik (cuma menurut pandangan pribadi aja ya). Selain diadaptasi dari dua film yang ane demen banget, yang bikin ane suka banget sama ini game adalah karakter utamanya yaitu Tommy Vercetti. Yup, dia bener-bener kerja karena uang dan ga peduli dia kerja sama siapa, asalkan ada duit pasti ia terima (walaupun sering banget ngedumel sendiri). Malah jadi bahas kemana-mana deh, yuk langsung aja kita review game GTA Vice City.

STORY

Pada tahun 1986, Tommy Vercetti keluar dari penjara setelah menempuh hukuman karena sudah melakukan pembunuhan pada saat ia berada di Liberty City. Karena keloyalannya terhadap keluarga Forreli, Sonny mempercayakan Tommy untuk melakukan transaksi narkoba dengan keluarga Vance. Vic Vance dan Tommy bertemu di bandara Vice City dan langsung melakukan transaksi. Tiba-tiba, pasukan bersenjata mengepung area transaksi dan mengacaukan transaksi. Tommy beserta Ken Rosenberg berhasil melarikan diri. 

Tommy Vercetti beserta teman-temannya bertransaksi dengan Vic Vance
Keesokan harinya, Tommy menghadiri pesta yang diselenggarakan oleh Juan Cortez. Pesta tersebut dihadiri orang-orang penting yang ada di Vice City. Dari situlah Tommy mendapatkan banyak relasi untuk mendapatkan uang dengan mudah. Setelah itu, Ken memberitahukan bahwa Kent Paul adalah orang yang mengerti transaksi narkoba di seluruh wilayah di kota Vice City. Tommy menemui Kent Paul dan Kent Paul mengatakan bahwa mungkin Leo mengetahui tentang kejadian yang dialami oleh Tommy pada saat ia bertransaksi di bandara dengan Vic Vance. Tommy menemui Leo, membunuhnya, dan mengambil ponselnya. Tiba-tiba Lance Vance muncul untuk membantu Tommy. Lance membuntuti Tommy karena ia ingin membalas kematian kakaknya. 

Tommy bertemu dengan Colonel Cortez

Dari ponsel yang didapatkan, Tommy mendapat informasi tentang keberadaan kelompok gang Cuban dan juga tugas yang mereka akan berikan. Akhirnya Tommy dipercaya oleh kelompok tersebut dan dianggap sebagai teman. Di sisi lain, Tommy juga mendapatkan tugas dari kelompok gang Haitan yang merupakan rival dari Cuban. Tommy tetap menerima tugas tersebut semata-mata karena uang. Akhirnya kedua gang tersebut makin bersaing secara sengit karena tindakan provokatif yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang dimana semua itu dilakukan oleh Tommy.

Tommy diperintahkan Colonel Cortez untuk membunuh Gonzalez. Setelah ia berhasil, Colonel Cortez memberitahukan kepada Tommy bahwa Diaz bisa membantu masalah keuangan yang dimiliki oleh Tommy. Akhirnya Tommy bekerja untuk Diaz demi mendapatkan uang yang sangat banyak. Di sela-sela waktu senggang, Tommy tiba-tiba di telpon untuk membicarakan masalah transaksi narkoba yang dilakukan oleh Diaz. Lance juga sudah mengetahui bahwa pasukan Diaz lah yang sudah menjebak Tommy dan sudah membunuh kakaknya. Tommy menyusun rencana untuk membunuh Diaz dengan cara yang halus, tetapi Lance tidak sabar untuk melakukannya. Akhirnya, Lance dan Tommy melakukan serangan besar-besaran ke mansion Diaz dan membunuhnya. Dengan begitu, Tommy semakin berkuasa di Vice City dan membangun empire nya sendiri dengan cara membeli aset-aset yang sudah mau gulung di seluruh wilayah Vice City. 

Colonel Cortez ketika bertemu dengan Diaz
Lance semasa hidupnya terlalu dimanjakan oleh kakaknya. Kerjaan dia hanya mabok-mabokan, bekerja tidak serius bahkan untuk menagih toko yang tidak mau bayar aja ga sanggup. Sonny sudah tidak sabar untuk menagih hutangnya kepada Tommy. Pasukan Sonny menghancurkan sebagian aset yang dimiliki oleh Tommy sebagai pesan bahwa ia akan datang dalam jangka waktu dekat. Tak lama kemudian, Sonny datang. Tommy sudah menyiapkan koper berisi uang yang setara dengan transaksi pada waktu di bandara. Kemudian, Lance mengatakan bahwa uang itu palsu dan tiba-tiba ia berpihak kepada Sonny. Tommy, Sonny, dan Lance saling baku tembak sampai-sampai keadaan mansion sangat berantakan. Akhirnya, Sonny dan Lance berhasil dikalahkan dan Tommy Vercetti menjadi kingpin di Vice City.
 
Sonny Forreli ketika menelpon Tommy Vercetti
Untuk story jujur ini ane demen banget. Dari seseorang yang hanya menjadi pesuruh sampai berhasil menguasai Vice City atas kemauannya sendiri. Mayoritas cerita game GTA intinya adalah kerja sama orang, dikhianatin, terus bales dendam. Beda sama game Vice City yang sebenrnya dari awal kita udah di khianatin tapi ga ada niatan untuk bales dendam. Justru Sonny yang ingin bales dendam ke Tommy karena suatu insiden yang sebenernya bukan pure kesalahan Tommy. Dan pas Tommy bisa bunuh Diaz dan mengambil alih mansion wah itu sih bener-bener gokil. Pokoknya, kalo kamu suka game yang berkaitan sama nuansa 80an, drugs, mafia, crime, dan glamour ane saranin buat main game ini.

GAMEPLAY
Pada dasarnya, gameplay dari game GTA Vice City masih mirip dengan GTA III mulai dari control, aiming, cara driving, dan camera control. Buat lebih jelasnya gimana sih kontrol game GTA III mungkin kamu  bisa langsung cek di postingan Review Game GTA III. Sebenernya buat driving ada perbedaan sedikit di masalah handling dan durability dari kendaraan itu sendiri. Handling kendaraan dari game GTA Vice City bisa dibilang udah lebih baik dan udah g terlalu mudah meledak lagi kendaraan yang kamu kendaraai. Ya, tapi tetep aja sih kadang kalo nge-gasnya ga sabaran ya ujung-ujungnya bisa ngepot-ngepot ga jelas bahkan bisa nyemplung ke air ataupun jatuh dari jembatan terus mobilnya kebalik.
 
     Gameplay ketika free roam
Variasi kendaraan di game ini lebih banyak, mulai dari berbagai jenis mobil, motor, perahu, dan bahkan ada helikopter yang bisa dinaikkan. Di sebuah misi juga ada helikopter RC dan pesawat RC yang sayangnya cuma hadir di misi aja (di free roam gabisa digunakan). Untuk handling dari semua kendaraan bisa dibilang udah cukup baik, tapi ada satu kendaraan yang paling ngeselin yaitu motor. Ini beneran susah banget untuk belokin motor, lebih parah daripada 0 bike driving skill di GTA San Andreas. Makanya ane lebih suka naik mobil ketimbang motor karena kontrolnya yang lebih simpel.
 
Salah satu misi yang bikin kesel yaitu menggunakan RC helikopter untuk mengebom bangunan
Gameplay pada saat mengendarai motor
Untuk karakter utamanya sendiri masih seperti game sebelumnya yaitu ga bisa manjat dan ga bisa berenang. Mungkin fitur ini bisa dibilang ngeselin ya karena bisa dibilang mempersulit permainan. Anehnya, walaupun ga bisa berenang tapi beberapa rumah, motel, ataupun motel ada kolam renangnya dan itu beneran cetek banget. Ya, bener-bener ga realistis sih. Tapi kalo kolam renang tersebut dibikin dalem, mungkin permainan ini bakalan makin sulit karena lebih gampang mati lagi. Oh ya ngomongin masalah mati, sebenernya ada bug di game ini juga yang bikin kesel yaitu kalo kita terlalu cepet lari kadang suka terbang di beberapa spot. Nah, yang kayak gini biasanya ngurangin darah kadang sedikit dan kadang banyak banget (bisa sampe 20 health). Jadi buat jalan di game ini juga harus bener-bener hati-hati deh biar health terus bisa terjaga.
 
Wasted karena tenggelam di dalam air
Banyak item yang bisa kamu temui selama di perjalanan, mulai dari health, body armor, senjata-senjata, dan hidden package. Untuk senjata dan body armor bisa juga didapatkan di ammunation. Fitur yang ane demen dari ammunation ini adalah ketika masuk ammunitaion ga ada loading sama sekali dan kamu bisa langsung beli senjata yang kamu mau. Harga senjata di game ini juga masih masuk akal dan bisa bikin kamu mikir-mikir juga sebelum beli amunisi yang banyak dengan keterbatasan uang yang kamu punya. Oh ya, beda lokasi ammunation beda juga senjata yang dijual. Jadi senjata yang ditawarkan ga itu-itu aja. Untuk senjata melee, kamu bisa dapakan di toko perkakas atau kalo kamu masih inget dengan letak senjata yang kamu butuhkan ya bisa juga di claim tanpa harus mahal-mahal beli senjata melee.
 
Gameplay ketika aiming & menembak
Selain main mission yang menarik, ada juga side mission yang ga kalah menarik. Sama seperti sebelumnya, pastinya ada rampage yang dimana kamu harus membunuh atau menghancurkan sekitar kamu menggunakan senjata yang sudah diberikan. Kemudian ada juga misi seperti Vigilante, Fireman, Paramedic, Taxi, dan Pizzaman yang dimana ketika kamu bisa menyelesaikan sampai level tertentu maka akan mendapatkan sesuatu yang membuat karakter kamu semakin kuat. Nah yang paling ane demen adalah Vice Street Racer yang dimana kamu akan merasakan balapan liar di kota Vice City. Oh ya, misi yang ada pada suatu aset yang kamu beli juga ada beberapa yang tergolong sebagai side mission yang sebenernya ga wajib kamu jalanin juga. Dengan misi yang variatif dijamin kamu bakal ketagihan untuk memainkan game ini.

Yang bikin ane suka banget sama game ini adalah fitur untuk membeli aset. Beneran ane demen banget fitur yang satu ini karena cukup bikin ane mikir juga gimana caranya untuk dapetin uang supaya bisa kebeli tuh aset. Cara gampang buat dapetin duit sih ya jalanin side mission yaitu menjadi tukang taksi. Ketika bonus ability nya udah ke unlock, pasti jadi pensaran sama hadiah dari job-job lainnya yang dimana akhirnya ane nyobain semua job di game ini. Ketika aset udah berhasil kebeli, semuanya ga akan sia-sia karena bakal ada payday yang bisa diambil kalo udah banyak. Lumayan kan, iseng-iseng keliling kota buat ngunjungin aset sekalian nambah duit, hehe.

CONCLUSION

Grand Theft Auto : Vice City atau yang biasa disebut dengan GTA Vice City merupakan game GTA 3D universe yang rilis pada tahun 2002. Game GTA Vice City mengambil latar waktu jauh sebelum GTA III terjadi yaitu pada tahun 1986. Game ini menceritakan tentang seorang penembak jitu yang setia kepada keluarga Forreli yaitu Tommy Vercetti yang dijebak saat transaksi narkoba. Dengan membangun relasi yang kuat, maka Tommy memiliki cukup banyak kekuatan dan uang untuk membayar hutang-hutangnya. Untuk gameplay masih mirip dengan GTA III namun dengan update terbaru yang lebih baik. Banyak hal yang membuat game ini lebih baik daripada GTA pada seri sebelumnya seperti kendaraan yang lebih variatif, senjata-senjata yang lebih ok, dan misi-misi yang  lebih menarik. Kalo kamu suka game yang bertemakan 80an, crime, dan mafia game ini sangat direkomendasikan buat kamu.

Ok cukup sekian pembahasan tentang game GTA Vice City. Gimana menurut kamu game GTA yang satu ini? Apakah sependapat sama ane atau justru sebaliknya? Kalo sependapat, bagian mana yang kamu paling suka? Yuk komen di kolom komentar. Sampai jumpa di postingan selanjutnya ya :-)