Welcome to the family! Gimana rasanya ketika kamu hidup di kejamnya dunia mafia dan tiba-tiba di rekrut menjadi bagian dari salah satu dari 5 keluarga besar yang menguasai kota New York? Pastinya menegangkan dan seru. Bagi kamu yang udah pernah main game The Godfather di PS2 mungkin udah familiar dengan game yang kita pengen bahas ini. Ini bukan game sekuel dari seri PS2 melainkan ini merupakan game remake yang exclusive untuk PS3 dengan nama The Godfather : The Don's Edition.

STORY

Secara garis besar, story dari game The Godfather : The Don's Edition sama dengan The Godfather di PS2. Game ini menceritakan tentang perjalanan hidup Aldo Trapani yang mengabdi di keluarga Corleone. Dimasa kecil, ayah dari Aldo yaitu Johnny dibunuh oleh keluarga Barzini karena masalah bisnis. Atas jasa Johnny mengabdi kepada keluarga Corleone dan atas permintaan ibunda dari Aldo, Aldo di rekrut menjadi anggota Corleone. Ini merupakan kesempatan baik untuk memperoleh kekuasaan untuk membunuh orang yang telah membunuh ayahnya secara kejam, orang tersebut yaitu Don Emilio Barzini. 

Aldo selalu melakukan pekerjaannya dengan baik sehingga promosi naik jabatan seringkali ia dapatkan. Misi Aldo adalah membantu keluarga Corleone sesuai dengan scenes yang ada di film The Godfather. Selain itu, drama yang terjadi karena masalah personal juga bisa kamu temukan di game ini. Ketika ia sudah memiliki kedudukan yang kuat, ia membantu membunuh 4 pemimpin keluarga besar yaitu Don Stracci, Don Cuneo, Don Tattaglia, dan Don Barzini yang akhirnya ia bisa membalaskan dendamnya untuk membunuh orang yang sudah membunuh ayahnya. Setelah semuanya selesai, Aldo mendapatkan kedudukan sebagai Don Corleone untuk wilayah Kota New York dan jika kamu berhasil mengambil alih semua toko maka kamu akan mendapatkan gelar Don of NYC.

Secara umum story dari game ini seperti itu. Terus dimana bedanya dong? Di awal scene pas Aldo di gebukin sama anak-anak punk itu udah beda dari latar tempatnya. Terus ada juga misi yang dimana kamu harus nyelamatin Tom Hagen, nah ini ga ada di The Godfather untuk versi PS2nya. Yang jelas, ga ada ending yang berbeda untuk kedua game tersebut (versi PS3 dan versi PS2).
Yang jelas, kalo kamu suka atau fans berat dari The Godfather pasti suka banget sama cerita di game ini.


Scene Michael Corleone mengangkat Aldo menjadi Underboss
GAMEPLAY

Langsung kita bahas masalah gameplaynya. Berdasarkan informasi yang ane dapet, game ini sebenarnya terinspirasi dari game Grand Theft Auto (GTA) milik Rockstar. Tapi pas coba ane mainin, ini tuh beda banget dari GTA series. Di game ini kamu benar-benar bisa menikmati suasana hidup di tahun 60-an, bener-bener klasik banget. Ane langsung jatuh cinta sama game ini karena itu.

Detail game ini lebih baik daripada versi PS2 nya. Meskipun mayoritas hampir sama dengan versi PS2nya seperti muka NPC dan nama NPC yang beragam (kemungkinan untuk kembar sangat kecil), koran-koranyang bertebaran di jalan, burung-burung yang ada di taman, dan NPC yang selalu lalang yang membuat kota New York benar-benar hidup. Nah yang membedakan versi PS3 dengan versi PS2 adalah bentuk toko dan ruangan yang bisa dimasuki lebih bervariasi, ada tambahan jenis mobil, bisa rekrut satu anggota yang bakal nge-cover kita, bisa fast travel, dan senjata melee yang lebih bervariasi lagi. Ini sebabnya kenapa game ini ane bilang remake dari versi PS2 karena selain grafis yang sedikit ditingkatkan fitur-fiturnya juga bertambah. Tapi yang sangat disayangkan adalah variasi mobil masih terbilang sedikit walaupun sudah ada penambahan jenis mobil. Ya, mungkin pada tahun itu memang jenis bentuk mobil ya ga banyak sehingga ini sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Dari segi visual ini sih kece banget. Kamu bakalan bisa buat muka karakter dengan kostumisasi yang bisa dibilang detail pada jamannya. Tapi, ada satu hal yang ane paling ga demen adalah muka Michael Corleone (Al Pacino) yang bener-bener ga mirip sama sekali. Faktanya, game ini dibuat dengan menggunakan face capture. Saat pembuata game ini, Al Pacino sudah mengontrak dengan studio game lain yaitu Radical Entertainment untuk membuat game Scarface. Ya walaupun akhirnya ga pake face capture, seenggaknya dibuat lebih mirip gitu. Kalo begini kan jadinya aneh. Tapi ane tetep salut sama EA Games tetep bisa bikin karakter yang detail selain karakter yang satu ini.

 
Perbandingan muka Michael Corleone di film (kiri) dan game (kanan)


Ciri khas dari game ini adalah mengambil alih toko dan bisnis illegal. Nah kamu dikasih opsi mau pake cara kekerasan atau langsung di-takeover dengan cara membayar sejumlah uang. Yang jelas, kalo pake cara kekerasan bakal lebih dapet keuntungan perminggu lebih gede daripada dengan cara mengambil alih pake uang. Biasanya kalo udah ngambil bisnis yang gede harus banget pake kekerasan untuk akses ke tempat bisnis tersebut. Tapi kalo kamu berhasil melakukan take over, keuntungan yang didapatkan bukan main.

 
Gameplay saat melakukan negoisasi

Untuk masalah tembak menembak dan combat, ini game bisa dibilang keren walaupun ane lebih suka tembak menembaknya ala game Scarface: The World is Yours. Di awal-awal game, kamu akan lebih sering menggunakan senjata melee dan pukulan. Tapi seiring waktu berjalan, musuh yang dihadapi bakal lebih susah. Mau ga mau harus menggunakan senjata api dan senjata bom lempar. Kalo udah baku tembak dengan musuh, feel yang bakal kamu dapetin adalah seakan-akan lagi jadi tokoh protagonis di film action. Asli, bener-bener heroik dan one man army banget (bisa sih ngajak satu member untuk ngebuntututin kita, cuma agak useless aja). Dan di game ini bener-bener adil, maksudnya adalah ketika kamu level tinggi-pun kalo di keroyok musuh tetep bisa mati. Ga ada istilahnya over power dalam game ini.

Semakin sering kamu mengambil alih toko, semakin sering kamu membunuh anggota gang. Nah, kalo udah sering banget bunuh musuh berarti Vendetta kamu bakal naik dan bisa sampe level maksimal. Kalo udah maksimal, pasti keluarga gang yang ga suka sama kita punya rencana buat ngebom usaha kita. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan yaitu ngebom toko milik keluarga musuh tersebut atau menyogok FBI untuk berdamai. Konsep yang kayak gini yang cuma bisa ane temuin di game ini. 

Jangan lupa untuk selalu sisihkan uang untuk menyogok polisi. Dengan begitu, kamu bisa lebih bebas berbuat crime (dalam artian membunuh anggota gang dari keluarga lain). Bahkan bisa saja polisi malah membantu kita untuk membasmi anggota-anggota gang tersebut. Kalo kamu ga menyogok polisi, ya bisa aja kamu di kejar-kejar karena dituduh melakukan tindak kriminal.

Gameplay saat baku tembak dengan musuh
Nah, biar ga gampang mati jangan lupa untuk melakukan upgrade skills. Upgrade skills pada game ini bisa dibilang lebih kompleks daripada versi PS2 nya. Kalo di PS2, sedikit upgrade aja efeknya langsung kerasa dan menimbulkan efek over power. Di versi ini ga begitu yang dimana ini juga merupakan perbedaan Don's Edition dengan versi biasa. Udah upgradenya kompleks, difficulty yang ditawarkan pada game ini juga lebih sulit. Ane biasanya berani untuk melakukan takeover markas keluarga Tattaglia di awal-awal misi karena sangat mudah. Tapi, kalo di versi Don's Edition udah di bantuin pake temen aja masih mati.

 
Contoh tampilan upgrade skills pada game The Godfather : The Don's Edition


CONCLUSION

Buat kamu pecinta film The Godfather dan pecinta game action openworld, ane saranin buat main game The Godfather: The Don's Edition. Game ini sumpah bener-bener kece. Walaupun ga se-oke GTA, tapi banyak bener fitur yang sebenernya ga ada di GTA Series yang memiliki poin plus tersendiri. Ane sangat merekomendasikan game ini. Dan mungkin ada yang komen ya "Kok grafik nya begini amat?" Untuk game rilisan tahun 2007 udah kece banget kok grafik game The Godfather: The Don's Edition ini.

Ok cukup sekian pembahan kali ini tentang The Godfather : The Don's Edition. Ada yang suka banget sama game ini? Atau malah belom pernah main game ini sama sekali? Yuk komen di kolom komentar ya.