Cut at Will! Begitulah slogan dari game Metal Gear Rising: Revengeance. Game ini di develop oleh Platinum Games dan di publish oleh Konami pada 19 Februari 2013. Sang jenius pembuat franchise Metal Gear yaitu Hideo Kojima tidak langsung ikut campur dalam pembuatan game ini. Karena itu, mungkin yang awalnya game ini akan dirilis dengan nama Metal Gear Solid: Rising ketika perilisan berubah nama menjadi Metal Gear Rising: Revengeance.

Salah satu cutscene dari Metal Gear Rising: Revengeance
STORY

Metal Gear Rising : Revengeance (MGR) menceritakan tentang Raiden mempertahankan orang-orang  yang tertindas oleh Private Military Company (PMC). Kejadian pada game ini adalah 4 tahun setelah Metal Gear Solid 4 : Guns of the Patriot yang dimana pada kejadian ini sebenarnya The Patriots sudah benar-benar hancur dan udah ga ada yang namanya PMC. Setelah diusut, ternyata PMC pemberontak Desperado yang beranggotakan Sundowner, Sam, Mistral, dan Moonsoon menjalin kerjasama dengan World Marshal PMC yang dipimpin oleh Senator Steven Armstrong untuk menciptakan kekuatan politik yang sangat kuat. Raiden harus sesegera mungkin menghentikan perbuatan Senator Armstrong untuk tidak mencalonkan diri sebagai presiden USA. Jika itu terjadi, kekacauan dan peperangan akan terus berlanjut.

Untuk story, ane akuin game ini memiliki story yang cukup kompleks yang dimana memang setiap game Metal Gear memiliki alur cerita yang kompleks. Dengan begitu, MGR ini tidak menghilangkan ciri khas dari game Metal Gear. Story pada game MGR bisa dibilang terlalu singkat karena memang pada dasarnya game ini menekankan pada keseruan menikmati gameplay yang unik dan sedikit sekali cutscene pada game ini (dibandingkan seri MGS sebelumnya, MGR ini bener-bener sedikit cutscenenya). Dan pemilihan Raiden sebagai karakter utama dari game ini benar-benar tepat, ya mau gimana lagi Solid Snake udah ga bisa ngapa-ngapain lagi karena pengaruh acceleration aging.

GAMEPLAY

Kita langsung bahas ke gameplaynya. Gameplay di game ini bisa dibilang mirip sekilas dengan DmC buatan Ninja Theory. Tapi, game ini memiliki gameplay yang cukup unik. Kamu bisa melakukan kombinasi serangan yang bervariasi, melakukan running attack dan sliding attack, dan yang paling keren abis adalah kalo bisa memotong-motong bagian tubuh musuh secara brutal untuk mengambil jantungnya. Di game ini, kamu bener-bener bisa memotong segalanya sesuka hatimu (sebenernya sih ada beberapa benda atau bagian juga yang ga bisa di potong, hehe). 

Karena model gameplay yang kayak begini, ada aja orang yang bilang "Metal Gear Solid itu game stealth action bukan game hack n slash. MGR ga ada hubungannya sama MGS." Kalo secara timeline sih, bisa dibilang MGR ini canon kok karena eventnya ga bertabrakan dengan event lain dan ga bikin alternative ending. Kalo emang kamu ngaku sebagai pemain game MGS yang veteran, ada beberapa bagian yang dimana kamu bisa melakukan stealth game yang dimana itu akan membuat permainan menjadi lebih efisien, mendapatkan poin yang cukup besar, dan mungkin bisa menyelamatkan rank gameplaynya supaya mempermudah mendapatkan nilai S. Kalo bilang MGR bukan MGS, ya jelas bukan karena diliat dari namanya aja udah beda. Tapi, MGR ini masih punya story yang berelasi dengan seri-seri MGS.

Seperti yang tadi ane bilang, ada beberapa bagian yang dimana kamu bisa memilih gaya bermain kamu mau secara stealth atau secara brutal. Tapi kan ini game hack n slash? Masa iya bisa stealth? Bisa dong, tenang aja kamu akan dibekali drum can dan cardboard box untuk bersembunyi supaya ga ketauan sama musuh.  Cuma yang bikin jengkel, kalo kamu ngumpet di box atau drum minyak pas banget di depan musuhnya bakalan langsung alert. Beda banget sama game MGS yang dimana box atau drum itu pasti bakal di cek dulu sama tentara yang ngeliat terus baru diangkat. Mungkin karena teknologi AR yang semakin canggih jadinya musuh lebih mudah untuk mengetahui segala sesuatu yang mencurigakan.

Di game ini ada sistem upgrade yang membuat Raiden semakin kuat. Mulai dari upgrade senjata, upgrade senjata supporing, upgrade health, upgrade fuel, dan upgrade skill. Cuma kalo ane bilang sih upgradenya terlalu sedikit dan setelah upgrade ga keliatan gitu si Raidennya semakin kuat. Tapi upgrade ini bisa dibilang penting juga sih, apalagi persiapan buat lawan bos terakhir.

Gameplay Metal Gear Rising: Revengeance
CONCLUSION

Gameplay ok, story juga lumayan, yang ane kecewa dari game ini adalah karakter-karakter yang udah pernah muncul kok ga ada di game ini. Gimana kondisi Solid Snake di tahun 2018 (Empat tahun setelah kejadian MGS4)? Kemana perginya Otacon? Gimana nasibnya Colonel Cambpell di tahun 2018? Kalo itu semua dijelasin di sebuah cutscene, mungkin game ini bakal lebih menarik lagi. Tapi ane baru inget, game ini sengaja lebih menonjolkan karakter-karakter baru agar pemain baru dari franchise Metal Gear tetep bisa menikmati ini game. 

Intinya adalah game ini menurut ane sih sangat direkomentasikan untuk kamu yang suka game hack n slash. Baik yang sudah pernah memainkan MGS ataupun yang belum main MGS sama sekali, game ini sangat cocok untuk kamu mainkan karena memiliki gameplay yang bagus dan story yang cukup menarik. 

Sekian pembahasan kali ini tentang MGR. Gimana kesan kamu memainkan game ini? Apa yang bikin jengkel di game ini? Yuk share di kolom komentar. Sampai jumpa di postingan berikutnya ;-)